Jumat, 24 April 2015

POTRET DEMA TAHUN 2014-2015






































DEWAN MAHASISWA IAIN PONTIANAK 2014-2015



Description: LOGO DEMA
PROFIL
DEWAN MAHASISWA (DEMA)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK (IAIN)

Sejarah :
          Sebelum nama DEMA (Dewan Mahasiswa), struktur organisasi eksekutif tertinggi di tingkat internal kampus adalah BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Namun setelah STAIN Pontianak beralih status menjadi IAIN (Institut Agama Islam Negeri Islam) pada Tanggal 1 April 2014, maka secara otomatis BEM beralih nama menjadi DEMA (Dewan Mahasiswa). Hal ini sesuai dengan dasar hukumnya yaitu sebagaimana diatur di dalam Keputusan direktur jenderal pendidikan islam departemen agama republik Indonesia nomor : dj.i/253/2013 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Agama Islam, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama Republik Indonesia.
Namun perubahan ini tidak sekedar mengganti nama dari BEM (badan eksekutif mahasiswa) menjadi Dema (Dewan mahasiswa) namun mencakup perubahan struktur dan kinerjanya baik di internal kampus maupun eksternal kampus. Maka dari itu Presiden Mahasiswa di DEMA 2014 menamai kabinet kerjanya dengan sebutan kabinet “BERBENAH”. Karena Mengikuti perubahan secara esensi nya.
Visi & misi :
MOTTO:

“INOVATIF – SOSIAL – RELEGIUS”

VISI:

“ TERWUJUDNYA MAHASISWA YANG AKADEMIS, AKTIVIS, SOSIAL DAN RELEGIUS.”

MISI:

1.   REINTEGRASI MAHASISWA DALAM MEREVITALISASI BUDAYA MEMBACA, MENULIS DAN BERDISKUSI.

2.   SINERGI GERAKAN AKTIVIS INTERNAL KAMPUS.

3.   RESPONSIF DAN SOLIDARITAS TERHADAP MASYARAKAT.

4.   AKTUALISASI KARAKTER ISLAMI DALAM KAMPUS.




Struktur Pengurus :
SUSUNAN PENGURUS
DEWAN MAHASISWA (DEMA)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
PERIODE 2014-2015

Penasehat                               : Dr. H. Hamka Siregar, M.Ag (Rektor IAIN Pontianak)
Penanggung Jawab               : Dr. Zaenuddin, MA (Wakil Rektor III IAIN Pontianak)
Presiden Mahasiswa             : Fachrur Rizal                                              ( 1111 1109 74 )
Wakil Presiden Mahasiswa  : Reza Prananda Furiansyah                       ( 1112 2114 40 )

Menteri Sekretaris Kabinet  : Siti Soraya                                                    ( 1123 2000 22 )
Menteri Keuangan                : Adha Juniarti                                              ( 1111 1109 98 )

Menteri Dalam Negeri                                  : Yanto                                    ( 1111 1114 09 )
Sekretaris Menteri                                           : Iwan Ari Cahyono                ( 1112 1113 79 )
Staff                                                                : Puri                                        ( 1112 1112 07 )
Staff                                                                : Sahrul Sadikin                       ( 1111 1113 29 )

Menteri Luar Negeri                                     : Asnawi                                 ( 1113 2114 06 )
Sekretaris Menteri                                           : Abdul Rahman                      ( 1122 2000 38 )
Staff                                                                : Alfath Yosiana Putri             ( 1113 1115 58 )

Menteri Pemberdayaan Ummat                 : Suliman                                ( 1123 2000 04 )
Sekretaris Menteri                                          :     Rizki Imanuddin              ( 1132 2100 07 )
Staff                                                                :     Tomi Raji’I                                   ( 1121 1001 31 )

Menteri Advokasi dan Hak Asasi Mahasiswa  :  Sohdi                             ( 1112 2111 52 )
Sekretaris Menteri                                                    Abdul Cholis                  ( 1112 2109 99 )
Staff                                                                         Ibnu Ikhsan                    ( 1111 1112 04 )

Menteri Komunikasi dan Informasi           :  Tri Daryono                        ( 1122 2000 29 )
Sekretaris Menteri                                              Ilmi Islamia Nur                   ( 1111 1109 75)
Staff                                                                   M. Syamsul Bahri                ( 1133 3100 14 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan           :  Erna Fuji Lestari               ( 1112 1111 86 )
Sekretaris Menteri                                              Fitriani                                 ( 1111 1115 45 )
Staff                                                                    Ria Ristia                            ( 1111 1112 47 )






Dokumentasi Pelantikan Pengurus DEMA IAIN Pontianak Periode 2014-2015
Description: DSC_0200











Description: DSC_0185












Dasar hukum :
  1. KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
 Nomor : Dj.I/253/2013 TENTANG PEDOMAN UMUM ORGANISASI KEMAHASISWAAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
  1. Tri Dharma Perguruan Tinggi

Prestasi yang diraih :
1.   Temu DEMA Nasional PTAIN se-Indonesia (STAIN Malikussaleh Lhokseumawe) Pada 27-29 Oktober  2014
2.   Forum DEMA PTAI KE-II se Kalimantan (di STAIN Palangkaraya) Pada 21-23 November 2014
3. Pertemuan pada Forum Komunikasi BEM Se-Kalimantan Barat 02-04 Maret  2015

Program unggulan :
GEBYAR MUSABAQOH TILAWATIL QUR’AN (MTQ) se Kalimantan Barat




SUKSES DENGAN SABAR



SUKSES DENGAN KESABARAN
DI AKHIR RAMADHAN
Oleh: Fachrur Rizal

Bismillahirrahmanirrahim...

"Hanya dengan Sikap Sabarlah yang akan mengalahkan semua hal yang dapat menjerumuskan dan larut dalam sebuah musibah". Maka dari itu sobat yang budiman, silahkan baca hasil karya yang sederhana ini. Mudah-mudahan dapat bermanfaat. Amiin...

Di Bulan Ramadhan yang penuh barokah serta ampunan ini, Allah SWT telah menuntut kita semua para kaum muslimin untuk senantiasa bersabar dari segala apapun yang dapat membatalkan serta mengurangi nilai-nilai pahala ibadah kita di Bulan Ramadhan ini. Bulan Ramadhan sering di sebut juga dengan Syahru As-Sabru atau yang biasa di sebut dengan bulan kesabaran. Sesuai dengan apa yang telah dikatakan oleh Rasullah SAW, bahwa "Setengah dari bulan puasa itu adalah kesabaran". 
Nah, di bulan ini kita semua di tekankan agar dapat mengendalikan emosi, tingkah laku, juga aktivitas kita dengan di iringi sikap sabar yang penuh. Baik itu bersabar untuk tidak makan dan minum, bersabar untuk tidak berhubungan suami-istri di siang hari, bersabar untuk tidak menggunjing perbuatan jelek orang lain, bersabar untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak baik, bersabar untuk tidak menyakiti orang lain, bersabar untuk menahan hawa nafsu, dan bersabar dari segala apa yang dapat menggugurkan nilai-nilai ibadah puasa kita serta sederet banyaknya sikap sabar lainnya. 
Apabila seorang mukmin dapat melaksanakan ini semua dengan berhasil, tentunya seorang mukmin tersebut akan mendapatkan gelar dari Allah SWT dengan mengangkat derajat, kedudukan, serta kehormatan yang tinggi terhadap diri seorang mukmin tersebut.
Dari berbagai contoh kasus yang mungkin pernah kita dengar dari beberapa penceramah, ahli sejarah ataupun dari sebuah buku bacaan yang banyak menceritakan tentang orang-orang yang selalu bersikap sabar dalam menghadapi musibah yang datang dalam kehidupannya. Sebut saja Baginda Rasulullah SAW, yang kala itu ketika beliau sedang men-Syiar-kan Agama Islam, berbagai masalah datang menghampirinya di tengah-tengah perjuangan beliau. Masyaallah, dalam perjuangan beliau tidak sedikit para kaum yahudi (kafir) menghalangi dakwah beliau dengan cara melemparinya dengan batu, kotoran, air ludah, ingin di bakar hidup-hidup, serta lebih ironinya lagi kaum yahudi mengejar dan mencari Nabi Muhammad untuk di bunuh. Naudzubillahimin Dzalik...
Namun, dengan semua perbuatan orang-orang kafir tersebut kepadanya,  lantas apa yang di lakukan oleh Rasulullah?... Subhanallah, Rasulullah hanya menanggapinya dengan sikap sabar dan ikhlas serta senantiasa mengangkat kedua belah tangannya untuk seraya berdo'a kepada Allah agar orang-orang yang telah menyakiti beliau mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Maha suci Allah yang telah memberikan hidayah serta petunjuknya kepada setiap hambanya.
Mungkinkah sikap sabar yang dimiliki oleh Rasulullah tersebut bisa kita miliki juga? mudah-mudahan kita dapat meneladani sikap sabar Rasulullah terhadap kita semua. Amiin...
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an, QS. Ali-Imran: 200, yang mana artinya adalah sebagai berikut:
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung”.
Dalam hal ini, Allah SWT memang sangat menegaskan dan memerintahkan kepada kita untuk selalu senantiasa bersabar dan mengeuatkan kesabaran kita. Karena untuk menjadi orang yang sabar, tidaklah mudah seperti halnya membalikkan kedua telapak tangan, membutuhkan keteguhan, kesungguhan dan kekuatan hati. Sepertinya kata sabar ini sangatlah mudah di katakan namun sulit sekali untuk dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, Allah telah menyediakan beragam hadiah yang sangat menarik bagi orang-orang mukmin yang senantiasa bersabar dan menguatkan kesabarannya. Adapun hadiah tersebut adalah pahala yang tak terbatas, senantiasa mendapatkan kebersamaan Allah SWT, dan selalu dalam keadaan yang baik. (Team Pustaka Zeedney “ Kultum Ramadhan Penggugah Iman” hal: 20,21) mari kita uraikan satu persatu berikut ini:

1.        Pahala yang tak terbatas
Seperti halnya di Bulan Ramadhan, bahwa Allah akan menjanjikan pahala yang sangat besar bagi hambanya yang berpuasa. Begitu juga bagi orang-orang yang senantiasa bersabar maka Allah akan menjanjikan pahala yang amat besar serta tidak terbatas. Sesuai dengan apa yang Allah tegaskan di dalam Al-Qur’an, QS. Az-Zumar:10. Sebagai berikut:

Artinya: “....Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”.
2.        Senantiasa mendapatkan kebersamaan Allah SWT
Orang-orang yang bersabar akan senantiasa disertai, dan dilindungi oleh Allah SWT. Artinya, segala cinta-Nya, rahmat-Nya, anugrah-Nya, naungan-Nya, bimbingan serta hidayah-Nya akan selalu menyertai bagi orang-orang yang bersabar. Maka sungguh beruntunglah seorang mukmin yang mendapatkannya.
Didalam QS. Al-Baqarah:153 Allah berfirman: “... Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”.
3.        Selalu dalam keadaan yang baik
Apapun yang dikerjakan dan dilakukan oleh seorang mukmin di segala aktivitasnya akan selalu berbuah sebuah kebaikan jika di sertai dengan ikhlas, syukur dan sabar. Karena seorang mukmin dengan rasa syukur dan bersabarnyalah akan senantiasa selalu siap dengan segala ketentuan dan keputusan yang Allah berikan kepada hambany. Jika yang di terima seorang mukmin itu adalah sebuah kesenangan, kebahagiaan, serta kebaikan-kebaikan yang tiada tara, maka seorang mukmin itu akan senantiasa mengucapkan rasa syukur dengan sepenuh hati. Akan tetapi, apabila yang terjadi sebaliknya, maka mukmin tersebut tidak akan pernah mengeluh dan berlarut dalam kesedihannya akan tetapi senantiasa menerima semua itu dengan lapang dada dan berusaha untuk tetap tabah dan bersabar akan ketetapan dan ketentuan Allah SWT.

            Betapa sedihnya kita sebagai umat Islam karena tidak terasa Bulan Ramadhan sebentar lagi akan segera meninggalkan kita. Oleh karena itu, mari kita tinggalkan kenangan-kenangan yang baik di Bulan Ramadhan ini dengan selalu berbuat kebaikan dan meningkatkan kualitas ibadah kita. Karena semakin berakhirnya Bulan Ramadhan ini maka Allah menyediakan pahala-pahala yang besar bagi hamba-Nya yang beriman.

“Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Baqarah; 153).

Nah, mudah-mudahan di detik-detik berakhirnya Bulan Ramadhan ini, kita berhasil dan sukses dalam menjalankan semua amal ibadah kita dengan senantiasa mengaharapkan keridhoan dan hadiah yang Allah SWT janjikan untuk hamba-Nya yang senantiasa bersabar.  Agar kita dapat mencapai predikat hamba yang Muttaqin (orang-orang yang bertaqwa).  Amiin...

Alhamdulillahirobbal’alamin…

Created By : Fachrur Rizal