SUKSES DENGAN KESABARAN
DI AKHIR RAMADHAN
Oleh: Fachrur Rizal
Bismillahirrahmanirrahim...
"Hanya dengan Sikap Sabarlah yang akan mengalahkan
semua hal yang dapat menjerumuskan dan larut dalam sebuah musibah". Maka dari itu sobat yang budiman, silahkan baca hasil karya yang
sederhana ini. Mudah-mudahan dapat bermanfaat. Amiin...
Di Bulan Ramadhan yang penuh barokah serta ampunan
ini, Allah SWT telah menuntut kita semua para kaum muslimin untuk senantiasa
bersabar dari segala apapun yang dapat membatalkan serta mengurangi nilai-nilai
pahala ibadah kita di Bulan Ramadhan ini. Bulan Ramadhan sering di sebut juga
dengan Syahru As-Sabru atau yang biasa di sebut dengan
bulan kesabaran. Sesuai dengan apa yang telah dikatakan oleh Rasullah SAW,
bahwa "Setengah dari bulan puasa itu adalah kesabaran".
Nah, di bulan ini kita semua di tekankan agar dapat
mengendalikan emosi, tingkah laku, juga aktivitas kita dengan di iringi sikap
sabar yang penuh. Baik itu bersabar untuk tidak makan dan minum, bersabar untuk
tidak berhubungan suami-istri di siang hari, bersabar untuk tidak menggunjing
perbuatan jelek orang lain, bersabar untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang
tidak baik, bersabar untuk tidak menyakiti orang lain, bersabar untuk menahan
hawa nafsu, dan bersabar dari segala apa yang dapat menggugurkan nilai-nilai
ibadah puasa kita serta sederet banyaknya sikap sabar lainnya.
Apabila seorang mukmin dapat melaksanakan ini semua
dengan berhasil, tentunya seorang mukmin tersebut akan mendapatkan gelar dari
Allah SWT dengan mengangkat derajat, kedudukan, serta kehormatan yang tinggi
terhadap diri seorang mukmin tersebut.
Dari berbagai contoh kasus yang mungkin pernah kita
dengar dari beberapa penceramah, ahli sejarah ataupun dari sebuah buku bacaan
yang banyak menceritakan tentang orang-orang yang selalu bersikap sabar dalam
menghadapi musibah yang datang dalam kehidupannya. Sebut saja Baginda
Rasulullah SAW, yang kala itu ketika beliau sedang men-Syiar-kan Agama
Islam, berbagai masalah datang menghampirinya di tengah-tengah perjuangan
beliau. Masyaallah, dalam perjuangan beliau tidak sedikit
para kaum yahudi (kafir) menghalangi dakwah beliau dengan cara melemparinya
dengan batu, kotoran, air ludah, ingin di bakar hidup-hidup, serta lebih ironinya
lagi kaum yahudi mengejar dan mencari Nabi Muhammad untuk di bunuh. Naudzubillahimin Dzalik...
Namun, dengan semua perbuatan orang-orang
kafir tersebut
kepadanya, lantas apa yang di lakukan oleh
Rasulullah?... Subhanallah, Rasulullah hanya menanggapinya
dengan sikap sabar dan ikhlas serta senantiasa mengangkat kedua belah tangannya
untuk seraya berdo'a kepada Allah agar orang-orang yang telah menyakiti beliau
mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Maha suci Allah yang telah memberikan
hidayah serta petunjuknya kepada setiap hambanya.
Mungkinkah sikap sabar yang dimiliki oleh
Rasulullah tersebut bisa kita miliki juga? mudah-mudahan
kita dapat meneladani sikap sabar Rasulullah terhadap kita semua. Amiin...
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an, QS. Ali-Imran: 200, yang mana
artinya adalah sebagai berikut:
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu
dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu)
dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung”.
Dalam hal ini, Allah SWT memang sangat menegaskan
dan memerintahkan kepada kita untuk selalu senantiasa bersabar dan mengeuatkan
kesabaran kita. Karena untuk menjadi orang yang sabar, tidaklah mudah seperti
halnya membalikkan kedua
telapak tangan, membutuhkan keteguhan,
kesungguhan dan kekuatan hati. Sepertinya kata sabar ini sangatlah mudah di
katakan namun sulit sekali untuk dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan
sehari-hari. Akan tetapi, Allah telah menyediakan beragam hadiah
yang sangat menarik bagi orang-orang mukmin yang senantiasa bersabar dan
menguatkan kesabarannya. Adapun hadiah tersebut adalah pahala yang tak
terbatas, senantiasa mendapatkan kebersamaan Allah SWT, dan selalu dalam
keadaan yang baik. (Team Pustaka Zeedney “ Kultum Ramadhan Penggugah Iman” hal: 20,21) mari kita uraikan satu persatu berikut ini:
1.
Pahala yang tak terbatas
Seperti
halnya di Bulan Ramadhan, bahwa Allah akan menjanjikan
pahala yang sangat besar bagi hambanya yang berpuasa. Begitu juga bagi
orang-orang yang senantiasa bersabar maka Allah akan menjanjikan pahala yang
amat besar serta tidak terbatas. Sesuai dengan apa yang Allah tegaskan di dalam
Al-Qur’an, QS. Az-Zumar:10. Sebagai berikut:
Artinya: “....Sesungguhnya hanya orang-orang yang
bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”.
2.
Senantiasa mendapatkan kebersamaan Allah SWT
Orang-orang
yang bersabar akan senantiasa disertai, dan dilindungi oleh Allah SWT. Artinya,
segala cinta-Nya, rahmat-Nya, anugrah-Nya, naungan-Nya, bimbingan serta hidayah-Nya akan selalu menyertai bagi orang-orang yang
bersabar. Maka sungguh beruntunglah seorang mukmin yang mendapatkannya.
Didalam QS. Al-Baqarah:153
Allah berfirman: “... Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”.
3.
Selalu dalam keadaan yang baik
Apapun
yang dikerjakan dan dilakukan oleh seorang mukmin di segala aktivitasnya akan
selalu berbuah sebuah kebaikan jika di sertai dengan ikhlas, syukur dan sabar.
Karena seorang mukmin dengan rasa syukur dan bersabarnyalah akan senantiasa selalu siap dengan segala ketentuan dan
keputusan yang Allah berikan kepada hambany. Jika yang di terima seorang mukmin itu adalah sebuah
kesenangan, kebahagiaan, serta kebaikan-kebaikan yang tiada tara, maka seorang
mukmin itu akan senantiasa mengucapkan rasa syukur dengan sepenuh hati. Akan
tetapi, apabila yang terjadi sebaliknya, maka mukmin tersebut tidak akan pernah
mengeluh dan berlarut dalam kesedihannya akan tetapi senantiasa menerima semua
itu dengan lapang dada dan berusaha untuk tetap tabah dan bersabar akan
ketetapan dan ketentuan Allah SWT.
Betapa sedihnya kita sebagai umat
Islam karena tidak terasa Bulan Ramadhan sebentar lagi akan segera meninggalkan
kita. Oleh karena itu, mari kita tinggalkan kenangan-kenangan yang baik di
Bulan Ramadhan ini dengan selalu berbuat kebaikan dan meningkatkan kualitas
ibadah kita. Karena semakin berakhirnya Bulan Ramadhan ini maka Allah
menyediakan pahala-pahala yang besar bagi hamba-Nya yang beriman.
“Hai orang-orang yang
beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah
beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Baqarah; 153).
Nah, mudah-mudahan di detik-detik berakhirnya Bulan
Ramadhan ini, kita berhasil dan sukses dalam menjalankan semua amal ibadah kita
dengan senantiasa mengaharapkan keridhoan dan hadiah yang Allah SWT janjikan
untuk hamba-Nya yang senantiasa bersabar. Agar kita dapat mencapai predikat hamba yang Muttaqin
(orang-orang yang bertaqwa). Amiin...
Alhamdulillahirobbal’alamin…
Created By : Fachrur Rizal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar